Tentang Cita-Cita dan Doa…


Bismillah…

Rasa terima kasih saya ucapkan kepada saudara Zainudin Ismail (Zen) yang telah meminjamkan Modem di kontrakan yang sepi ini..

Sambil mendengarkan lagu-lagunya Bruno Mars kesukaan si Zen langsung terpikirkan untuk menuliskan goresan pena di media elektronik ini…

semangat berbagi cerita…

ini ceritanya bertemakan mengenai doa bro…

cerita ini berkisah pada zaman Tabi’in…

Pagi itu, matahari memancarkan benang-benang cahaya keemasan di atas Baitul Haram. Nah, di dekat rukun Yamani (nama daerah yang berada di dekat Ka’bah), duduklah empat remaja yang tampan rupawan, berasal dari keluarga yang mulia. seakan-akan mereka adalah bagian dari perhiasan masjid, bersih pakaiannya dan menyatu hatinya.

keempat remaja itu adalah Abdullah bin Zubair dan saudaranya bernama Mus’ab bin Zubair, Urwah bin Zubair, dan satu lagi adalah Abdul Malik bin Marwan.

Pembicaraan mereka semakin serius. kemudian seorang diantara mereka mengusulkan agar masing masing mengemukakan cita-cita yang didambakannya. maka khayalan mereka melambung tinggi ke alam luas dan cita-cita mereka berputar mengitari taman hasrat mereka yang subur.

Mulailah Abdullah bin Zubair angkat bicara:” cita-citaku adalah menguasai seluruh Hizaj dan menjadi Khalifahnya.”

saudaranya Mus’ab menyusul dengan berkata:” Keinginanku adalah dapat menguasai dua wilayah Irak dan tak ada yang merongrong kekuasaanku.”

Giliran Abdul Malik bin Marwan berkata:” Bila kalian berdua sudah merasa cukup dengan itu, maka aku tidak akan puas sebelum bisa menguasai seluruh dunia dan menjadi khalifah setelah Mu’awiyah bin Abu Sufyan. “

Sementara itu Urwah diam seribu bahasa, tak berkata sepatahpun. Semua mendekati dan bertanya:” bagaimana denganmu, apa cita-citamu kelak wahai Urwah?.” Beliau berkata:” semoga Allah Azza wa Jalla memberkahi semua cita cita dari urusan dunia kalian, aku ingin menjadi alim (orang yang berilmu yang mengamalkan ilmunya), sehingga orang-orang akan belajar dan mengambil ilmu tentang kitab Rabb-nya, sunnah nabinya dan hukum hukum agamanya dariku, lalu aku berhasil di akhirat dan memasuki surga dengan ridha Allah Azza wa Jalla (ini dia bro yang kusuka dari Urwah!!!)

Hari-hari berganti serasa cepat. Kini Abdullah bin Zubair dibai’at menjadi khalifah menggantikan Yazid bin Mu’awiyah yang telah meninggal. Dia menjadi Hakim atas Hizaj, Mesir, Yaman, Khurasan, dan Irak yang pada akhirnya terbunuh di Ka’bah, tak jauh dari tempatnya mengungkapkan cita-citanya dahulu.

sedangkan Mus’ab bin Zubair telah menguasai irak sepeninggal saudaranya Abdullah dan akhirnya terbunuh ketika mempertahankan wilayah kekuasaannya.

adapun Abdul Malik bin Marwan, kini menjadi khalifah setelah ayahnya wafat dan bersatulah suara kaum muslimin pasca terbunuhnya Abdullah bin Zubair dan Mus’ab, setelah keduannya gugur di tangan pasukannya. Akhirnya, dia berhasil menjadi raja dunia terbesar pada masanya.

sedangkan Urwah bin Zubair menjadi satu diantara Fuqaha’ sab’ah (Tujuh ahli fiqih) madinah yang menjadi sandaran kaum muslimin dalam urusan agama. banyak pemimpin yang menjadikannya tempat bertanya berbagai urusan baik ibadah maupun kenegaraan seperti khalifah Umar bin Abdul Aziz…

hal yang ingin saya tekankan adalah bahwa perkataan kita adalah doa, bercita citalah setinggi-tingginya dan berusahalah agar cita cita tersebut bukan hanya tinggi tetapi juga mulia. Ingatlah bahwa kekuasaan dan harta memiliki perbedaan dengan ilmu, bahwa seseorang akan menjaga kekuasaan dan hartanya sebagaimana Abdullah bin Zubair dan Mus’ab bin Zubair dengan Abdul Malik bin Marwan sedangkan yang memilih ilmu maka orang tersebut akan dijaga dengan ilmunya dan akan mulia dengan ilmunya sebagaimana Urwah bin Zubair.

semangat menuntut ilmu

di sudut kamar, masih dalam tahap pencarian dan pembenahan hati

sungguh… jagalah hati…

10 Ramadhan 1432

Iklan

Perihal At-Thulab
simple

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: