Kadangkala diri ini tersibukkan…


Bismillah

Orang yang bijak adalah orang yang pandai menggunakan waktu luangnya sebelum datang waktu sempitnya kemudian ia menggunakan dengan sebaik baiknya waktu yang ia miliki untuk hal hal yang berguna.

Orang yang paling merugi adalah orang yang terus melakukan maksiat tanpa rasa bersalah, kemudian Allah Azza wa Jalla membiarkan dirinya melakukan berbagai amal sholeh sedangkan sebenarnya amalannya itu tidak bermanfaat sedikitpun bagi dirinya.

Kadangkala diri ini tersibukkan oleh sesuatu yang sifatnya sementara, fana, fatamorgana akan tetapi kita sering lupa dengan sesuatu yang telah pasti, sesuatu yang tidak akan bisa kita hindari.

Banyak orang yang terlena oleh kehidupan dunia seperti orang yang kehausan di padang pasir, ia akan terus mengejar fatamorgana yang ada di depannya.

Terkadang diri ini selalu bertanya tanya mengenai kapankah doa yang kita panjatkan akan terkabulkan akan tetapi kita selalu lupa dengan bersegera dalam melaksanakan ibadah, bagaimanakah seorang bisa menuntut untuk diberikan gaji sedangkan untuk bekerjapun ia tak melakukan.

Sungguh sangat bodoh diri ini ketika mendapati bahwa diri ini sendirilah yang selalu mempersulit diri ini ketika selalu bertanya terhadap sesuatu yang telah disampaikan seakan akan semua itu akan terjadi pada diri kita hingga datang hukum itu.

Seseorang yang ingin menjadi seorang Ali bin Abi Thalib     🙂

disaat hati sedang haus akan sesuatu…

Iklan

Perihal At-Thulab
simple

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: