Biru, Langit, dan Malu


Bismillah

Setiap kali melihat blog ini ku seringkali terpikirkan akan sesuatu…mengapa blog ini bisa berubah, ku sering tersenyum sendiri melihat skenario Illahi yang begitu agung hingga diriku tak mampu membuat skenario tersendiri, kembali kepada ketidakberdayaan dan hanya mampu berharap.

Seorang teman bertanya kepadaku ” mengapa engkau tidak pindah lembaga saja rif? “. ku tersenyum dan kujelaskan dakwah tidak hanya di lembaga itu saja. Dalam hati ku sering berkata bahwa aku ingin menjadi Ali Bin Abi Thalib. Maka itulah salah satu alasan mengapa ku memilih lembaga yang bernama Cendekia Teknika untuk berdakwah.

teringat rekan rekan selembaga yang punya karakter yang “subhanaLLAH”.

blog ini sudah terlanjur menjadi blog rasa gado-gado tapi terserahlah…

 

birunya langit pagi ini, hhhhhhhmmmmmmm……

tapi mengapa embun pagi selalu saja menjadi semacam minyak yang membakar hati, jiwa dan raga.

ku terkadang malu, malu sama Illahi.

 

terakhir di pagi ini… tapi mungkin bukan yang terakhir

terlintas di benak…

Biru…

Iklan

Perihal At-Thulab
simple

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: