Kemarin, hari ini dan esok


Bismillah
Ketika termenung memikirkan. Rupanya diriku jadi semakin pendiam, setiap pertemuan ku hanya bisa terdiam…ah betapa bodohnya, bahkan untuk sebuah senyuman semakin berat untuk mengembang di bibir karena memang ku hanya bisa terdiam, kaku, dengan jantung yang berdebar debar.

Sebisa mungkin untuk menguasai diri… entah sejak kapan ku begini, kemarinkah?, hari inikah? dan apakah yang harus kuperbuat besok. mungkin hal ini terjadi karena kebimbangan mengenai tindakan terbaik yang harus kuperbuat jika bertemu lagi dengannya.

sudahlah, diamkan dulu, lagian apakah yang harus dilakukan…

Iklan

Perihal At-Thulab
simple

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: