Masuk Neraka Bayar…


Bismillah

Seperti biasa kuluangkan waktu untuk sekedar menuliskan apa yang ada di pikiranku. Seperti malam malam sebelumnya rasa kantuk yang hebat rupanya bisa dikalahkan oleh kegalauan hati. Kegalauan hati ini hanya bisa terlampiaskan dengan menulis. Sekarang aku mencoba mengingat kembali sesuatu yang terlupakan.

Saat di Insan Cendekia dulu. Aku sangat senang mendengarkan hadist Qudsi dan salah satu hadist Qudsi yang kusukai adalah salah satu hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhary.

” Diterima dari Abu Hurairah ra. katanya, Nabi SAW. Bersabda, ” Allah berfirman, ” Aku menurut dugaan hambaku terhadap Aku dan Aku bersama dengan dia, apabila dia mengungati (menyebut) Aku. Apabila dia menyebut Aku dalam hatinya, Niscaya Aku menyebutnya pula sendiriKu. Dan kalau dia menyebutKu di hadapan orang banyak, niscaya Aku menyebutnya pula di hadapan orang banyak yang lebih baik. Kalau dia mendekatkan diri padaKu sejengkal, niscaya Aku mendekat kepadanya sehasta. Dan kalau dia mendekatkan diri kepadaKu sehasta, niscaya Aku mendekat kepadanya sedepa. Dan kalau dia datang kepadaKu berjalan biasa, niscaya Aku datang kepadanya berlari”

Hadist shahih bukhary.

Sungguh sangat pemurah, wahai Dzat yang ditangannya terdapat jiwaku. Wahai saudaraku, pernahkah engkau memposisikan diri sebagai seorang yang sangat berkuasa, punya banyak harta, dan banyak di sanjung oleh orang banyak, kemudian ada seorang gelandangan(yang tidak dikenal) yang kotor dan menjijikkan serta berpenyakit tiba tiba memelukmu yang pada saat itu kamu memakai segala pakaian kebesaran. tentunya anda akan menolak gelandangan tersebut secara mentah mentah. Bagaimana tidak maha Pemurah sang Penguasa malam dan siang Allah SWT. Dialah yang akan mengampuni segala dosa kita selama kita tidak menyekutukannya.

jika Allah SWT akan berlari mengejar kita jika kita mendekati-Nya dengan berjalan maka mengapa masjid masjid masih banyak yang kosong?…

kemanakah jema’ah laki-laki akil-balignya?…, Apakah masjidnya meminta pungutan biaya hingga membuat masjidnya sepi. ataukah….

ah sudahlah… wong aku juga masih sering masbuk dan sholat di kos juga. mudah mudahan tulisan ini bukan menjadi ” kaburamaktan” bagiku, karena ini gabungan realita dan keinginan.

semoga dengan menulis tanpa sadar seperti ini akan menjadi cambuk buatku…

( ini kan blogku jadi maaf ya ) andai mereka yang masih berjoget joget di pub pub malam dengan miras dan c***k di pangkuannya sadar bahwa untuk masuk neraka mereka harus bayar 😀 sedangkan untuk masuk surga ternyata bisa gratis bersyarat. hahahaha

andai mereka tahu bahwa miras yang mereka beli sebenarnya nanah dari neraka saqar, oh iya satu lagi.

untuk masalah rokok, saya pribadi menganggap rokok itu haram saudaraku jadi tinggalkanlah karena mudharatnya sangat banyak selain engkau saudaraku mendzalimi diri sendiri, kantung, engkau juga mendzalimi orang lain. jadi kalau pengen masuk neraka maka anda harus siap siap banyak modal untuk beli miras, rokok, masuk pub, nyewa PSK,….

itulah sedikit ocehan tengah malamku wahai sahabatku. afwan kalau ada yang salah penulisan atau tersinggung, apalagi bahasa yang ane pakai makin lama makin gak formal.

semangka

Alhamdulillah

Iklan

Perihal At-Thulab
simple

4 Responses to Masuk Neraka Bayar…

  1. itcompare says:

    sip, semoga lebih banyak yang sepikiran antum ya

    • arifdjuwarno says:

      Amin. 🙂

  2. Mochammad says:

    Waduh, aku perokok, tapi yang lain-lain nggak 🙂
    Cara menghentikannya gimana, ya?
    Jangan bilang dengan “niat”. Rasanya itu nggak cukup.
    Ada saran?

    Tulisanmu bagus, kok. Ada isinya dan bisa dijadikan bahan renungan. Terima kasih dah berbagi hal yang mencerahkan.

    Salam,

    Mochammad
    http://mochammad4s.wordpress.com/

    • arifdjuwarno says:

      Terima kasih atas komentarnya tapi saya rasa masih banyak hal yang perlu dibenahi dari tulisan saya. Untuk menghentikannya memang niat adalah langkah awal dan sebenarnya jika anda menanyakan cara menghentikan untuk merokok maka anda sudah berniat. Cara yang ampuh menurut saya adalah dengan meminta tolong kepada orang yang anda sayangi atau anda patuhi agar orang itu berkenan untuk melarang anda merokok dan itu merupakan salah satu cara. Ingat sejatinya obat itu pahit. Selamat berjuang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: